SMA Diponegoro Kisaran terus berinovasi dalam dunia pendidikan dengan menerapkan sistem pembelajaran berbasis digital. Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi serta meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar.
Dalam kegiatan sehari-hari, para guru mulai memanfaatkan platform pembelajaran seperti Google Classroom dan Microsoft Teams untuk memberikan materi, tugas, hingga evaluasi kepada siswa. Hal ini memudahkan siswa dalam mengakses pelajaran secara fleksibel.
Selain itu, pihak sekolah juga mendorong penggunaan perangkat digital seperti laptop dan tablet di lingkungan belajar. Metode pembelajaran interaktif diterapkan agar siswa lebih aktif, kreatif, dan mampu berpikir kritis.
Kepala sekolah menyampaikan bahwa transformasi ini bertujuan untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan di era digital.
Dengan berbagai inovasi tersebut, SMA Diponegoro Kisaran diharapkan mampu menjadi salah satu sekolah yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
source: Detiknews
