Evaluasi terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pemerintah mencatat jumlah dapur yang sempat dikenai penghentian sementara kini mulai berkurang secara bertahap.
Sebelumnya, sekitar 1.789 dapur tercatat terkena sanksi operasional karena belum memenuhi standar yang ditetapkan, terutama terkait kebersihan dan keamanan pangan. Namun, angka ini bersifat dinamis. Dapur yang telah melakukan perbaikan kini mulai diizinkan kembali beroperasi, sementara yang belum memenuhi syarat tetap dihentikan sementara hingga seluruh ketentuan terpenuhi.
Penurunan jumlah dapur yang disanksi menjadi indikasi adanya peningkatan kesadaran dan kualitas pengelolaan, baik dari segi fasilitas, higienitas, maupun proses pengolahan makanan. Hal ini menunjukkan bahwa pembinaan dan pengawasan yang dilakukan mulai memberikan hasil nyata.
Meski tren perbaikan terus terlihat, pemerintah menegaskan bahwa evaluasi akan tetap dilakukan secara berkala dan ketat. Langkah ini penting untuk memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) benar-benar memenuhi standar, mengingat program MBG berkaitan langsung dengan kesehatan dan konsumsi masyarakat.
Dengan pengawasan berkelanjutan, diharapkan seluruh dapur MBG dapat beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
