Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menegaskan pemerintah tidak akan memberi ruang bagi pelaku judi online maupun kejahatan siber internasional untuk beroperasi di Indonesia. SLOT GACOR Pernyataan itu muncul usai pengungkapan markas judi online di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, yang melibatkan ratusan warga negara asing (WNA).
Menurut Hendarsam, aparat gabungan dari Ditjen Imigrasi dan Polri telah melakukan deteksi dini serta penindakan terhadap sejumlah jaringan judi online yang beroperasi di Indonesia. Dalam operasi sebelumnya, petugas juga berhasil mengamankan lebih dari 200 WNA di Batam yang diduga terlibat kasus penipuan daring dan judi online internasional.
Baca Juga: Prabowo Sengaja Pidato Langsung di DPR, Singgung Situasi Dunia yang Tak Menentu
Ia menegaskan Indonesia hanya terbuka bagi warga asing yang memberikan manfaat dan mematuhi aturan hukum yang berlaku. LINK ALTERNATIF OASIS Pemerintah ingin mengirim pesan tegas bahwa Indonesia bukan destinasi bagi pelaku kejahatan digital lintas negara yang merugikan masyarakat.
Selain memperketat pengawasan orang asing yang masuk ke Indonesia, Ditjen Imigrasi juga terus meningkatkan koordinasi dengan Polri melalui sistem pengawasan dan investigasi bersama. Pengawasan dilakukan mulai dari proses masuk, aktivitas selama berada di Indonesia, hingga saat keluar dari wilayah RI.
Baca Juga: Pemerintah Bergerak Cepat Bebaskan WNI yang Ditangkap Israel Saat Misi Kemanusiaan Gaza
Kasus ini juga menjadi perhatian serius pemerintah karena praktik judi online dinilai semakin mengkhawatirkan dan berdampak luas terhadap masyarakat, termasuk generasi muda. Pemerintah menilai kejahatan digital seperti judi online tidak hanya mengancam ekonomi masyarakat, tetapi juga keamanan nasional dan stabilitas sosial.
source: Dirjen Imigrasi Pastikan Indonesia Bukan Safe Heaven untuk Judi Online
