Presiden China Xi Jinping melakukan kunjungan kenegaraan ke Korea Utara untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir. Kedatangannya disambut langsung oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dalam seremoni besar yang menegaskan eratnya hubungan kedua negara.

Secara resmi, kunjungan tersebut bertujuan memperkuat kerja sama politik, ekonomi, dan budaya antara Beijing dan Pyongyang. SLOT GACOR Xi menegaskan bahwa persahabatan tradisional China-Korea Utara akan terus dipertahankan terlepas dari perubahan situasi global.

Baca Juga: Kepala BGN Buka Suara soal SPPG yang Hentikan Operasional karena Dana MBG Belum Cair

Namun, banyak analis menilai ada kepentingan strategis yang lebih besar di balik lawatan tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, Korea Utara semakin dekat dengan Rusia, baik dalam bidang ekonomi maupun militer. Kondisi itu memunculkan kekhawatiran di Beijing bahwa pengaruh China terhadap Pyongyang mulai berkurang.

Selain menjaga hubungan historis, China juga berkepentingan memastikan stabilitas di Semenanjung Korea. LOGIN DYNASTY4DTOTO Beijing tidak menginginkan ketegangan yang berlebihan akibat program nuklir Korea Utara maupun potensi konflik yang dapat mengganggu kepentingan regional dan ekonomi China.

Baca Juga: Iran Hentikan Serangan ke Israel, Namun Tegaskan Siap Hadapi Konflik Berkepanjangan

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin sepakat memperluas kerja sama di berbagai sektor, termasuk perdagangan, infrastruktur, pertanian, dan pertukaran budaya. Meski demikian, isu program nuklir Korea Utara tidak menjadi fokus utama yang diumumkan ke publik.

Pengamat melihat kunjungan Xi sebagai kombinasi antara diplomasi persahabatan dan upaya tawar-menawar geopolitik. Bagi China, Korea Utara tetap merupakan mitra strategis yang terlalu penting untuk dilepaskan, terutama di tengah persaingan pengaruh dengan Amerika Serikat dan meningkatnya kedekatan Pyongyang dengan Moskow.

source: Kenapa Xi Jinping ke Korut? Persahabatan atau Tawar-menawar?