Pemerintah bersama pengelola SPPG Sleman Mandungan 1 di Kelurahan Margoluwih, Seyegan, terus mendorong pengembangan program MBG agar dapat menjadi model nasional. Program tersebut dinilai memiliki dampak luas, mulai dari peningkatan layanan gizi hingga pemberdayaan ekonomi warga.

Panewu Seyegan Agung Endarta mengatakan keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari distribusi makanan bergizi, tetapi juga sejauh mana manfaat ekonomi bisa dirasakan masyarakat sekitar. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi dan keterlibatan warga menjadi faktor penting agar program berjalan optimal.

Baca Juga: Panas! Giliran Iran Serang Pangkalan Udara AS

Keberadaan SPPG Mandungan juga disebut membuka peluang kerja baru bagi masyarakat lokal. Selain menyerap tenaga kerja, program tersebut berpotensi menggerakkan usaha kecil hingga pemasok bahan pangan di sekitar wilayah Sleman.

Mitra BGN SPPG Mandungan 1, Arief Sujatmiko, menyebut program MBG di wilayah tersebut memiliki peluang besar menjadi contoh praktik terbaik di tingkat nasional. Program ini menyasar berbagai kelompok penerima manfaat seperti pelajar, ibu hamil, balita, hingga lansia.

Baca Juga: SPPG Pekanbaru Dihentikan Sementara usai Aduan Warga soal Limbah

Pemerintah juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan terkait pelaksanaan program, termasuk persoalan lingkungan seperti pengelolaan limbah operasional dapur SPPG. Langkah itu dilakukan agar program dapat berjalan lebih transparan dan berkelanjutan.

Secara nasional, program MBG disebut telah menyerap lebih dari 1,28 juta tenaga kerja yang tersebar di puluhan ribu SPPG di seluruh Indonesia. Program ini juga melibatkan banyak pemasok lokal mulai dari UMKM hingga petani dan peternak.

source: SPPG Mandungan Sleman Disiapkan Jadi Percontohan Nasional, Program MBG Picu Ekonomi Warga