Viralnya video pemotongan rambut belasan siswi SMKN 2 Garut oleh guru Bimbingan Konseling (BK) menuai perhatian publik. Dalam video yang beredar, sejumlah siswi terlihat menangis histeris setelah rambut mereka dipotong karena dianggap melanggar aturan sekolah terkait penampilan dan warna rambut.
Baca Juga: 23 Pasien Hantavirus di Indonesia Alami Demam hingga Gangguan Pernapasan
Guru BK bernama Ani akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui video klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penegakan tata tertib sekolah dan upaya menjaga kedisiplinan siswa. Namun, ia mengakui cara yang dilakukan menimbulkan ketidaknyamanan dan berbagai reaksi di masyarakat.
Baca Juga: Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Pelaku Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Kasus ini memunculkan perdebatan di media sosial. Sebagian netizen menilai tindakan guru terlalu berlebihan, terlebih para siswi menggunakan hijab di lingkungan sekolah. Namun ada juga yang mendukung langkah tegas sekolah demi menjaga aturan dan kedisiplinan siswa.
Polemik tersebut bahkan mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang turun langsung memediasi pihak sekolah, guru, serta para orang tua siswi. Pertemuan berakhir damai setelah kedua pihak saling memaafkan.
source: Guru BK di Garut Minta Maaf soal Gunting Rambut Pirang Siswi SMK Berhjijab
