Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah mengalami penyesuaian operasional setelah adanya pemangkasan anggaran. Dampak dari kebijakan tersebut, pelaksanaan distribusi makanan untuk siswa sekolah kini tidak lagi berjalan penuh seperti sebelumnya.

Sejumlah sekolah disebut hanya menerima layanan MBG selama lima hari dalam seminggu. Kondisi ini berbeda dari rencana awal program yang ditujukan untuk memberikan dukungan gizi secara lebih luas dan berkelanjutan bagi para siswa.

Baca Juga: SPPG Wajib Layani Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita, Pelanggar Bisa Kena Suspend Mulai 2 Juni

Penyesuaian ini dilakukan sebagai bagian dari efisiensi anggaran dan pengaturan ulang prioritas pelaksanaan program di lapangan. Pemerintah menyebut langkah tersebut tetap diupayakan agar manfaat program masih dapat dirasakan oleh peserta didik meski dengan keterbatasan dana.

Meski begitu, kebijakan ini memunculkan perhatian karena berpotensi memengaruhi konsistensi asupan gizi siswa, terutama di daerah yang sangat bergantung pada program MBG sebagai sumber dukungan makanan harian di sekolah.

Baca Juga: Prabowo Kembali Bertolak ke Prancis, Siap Bertemu Macron Bahas Kerja Sama Strategis

Pemerintah dan pihak terkait disebut masih melakukan evaluasi untuk memastikan pelaksanaan program tetap berjalan efektif meski dengan skema yang lebih terbatas.

source: Dampak Anggaran Dipangkas, MBG Anak Sekolah Kini Hanya 5 Hari