Polemik mengenai pemasangan baliho ucapan ulang tahun untuk Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo di Kota Solo mendapat perhatian publik. Protes yang disampaikan DPC Partai Gerindra Solo mendorong Wali Kota Solo memberikan klarifikasi terkait persoalan tersebut.

Menurut Wali Kota Solo, pemasangan baliho tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada tokoh yang memiliki hubungan erat dengan Kota Solo. Namun, ia memahami adanya berbagai pandangan yang berkembang di masyarakat maupun kalangan politik terkait keberadaan baliho tersebut.

Baca Juga: FOBI Perkuat Ekosistem Biliar Nasional, Fokus Cetak Atlet Berprestasi

Menanggapi kritik yang muncul, Wali Kota Solo menyatakan terbuka terhadap masukan dan tidak mempermasalahkan jika ada pihak yang menilai langkah tersebut kurang tepat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menjadikan kritik tersebut sebagai bahan evaluasi ke depan.

Sementara itu, Gerindra Solo sebelumnya mempertanyakan pemasangan baliho tersebut karena dinilai berpotensi menimbulkan persepsi tertentu di ruang publik. Partai tersebut meminta agar penggunaan fasilitas dan ruang publik tetap memperhatikan aspek kepatutan serta sensitivitas politik yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga: Banyak Dapur MBG di Surabaya Belum Bersertifikat Higiene, Dinkes Jelaskan Penyebabnya

Meski memunculkan perbedaan pandangan, kedua pihak berharap persoalan tersebut dapat disikapi secara bijak. Pemerintah Kota Solo juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat dan partai politik.

source: Walkot Siap Salah usai Diprotes Gerindra Solo Terkait Baliho Ultah Jokowi